Handout 7

Apakah Karya Tulis Ilmiah Itu?

Maizuddin M. Nur

A.  Pengertian Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang didasarkan pada pengkajian atau penelitian ilmiah yang ditulis secara sistematis menggunakan bahasa prinsip-prinsip ilmiah. Atau ada juga yang menyatakan bahwa karya tulis ilmiah adalah karya tulis yang disusun berdasarkan kriteria ilmiah.

Dari definisi di atas, dapat dilihat bahwa karya tulis sebenarnya adalah laporan dari sebuah pengkajian, baik dalam arti penelitian maupun gagasan-gagasan koseptual dari hasil telaahan. Laporan ini akan mengambil bentuk yang berbeda-beda, ketika ditulis. Biasanya hal ini terkait dengan kepentingan dari laporan itu sendiri. Oleh karena itu, karya ilmiah bisa dilihat dalam beberapa bentuk: 1) makalah, yaitu karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah disertai analisis logis dan objektif, biasanya dirancang untuk kepentingan seminar, 2) artikel, yakni karya tulis yang dirancang untuk kepentingan penerbitan jurnal, 3) skripsi, tesis dan disertasi, yaitu karya tulis ilmiah yang dijadikan sebagai persyaratan akhir untuk memperoleh gelar kesarjanaan.

B. Ciri karya Ilmiah

Sebuah karya ilmiah mesti menunjukan ciri-ciri keilmiahan, baik dari sifatnya, maupun dari segi bahasanya. Dari segi sifatnya, karya ilmiah mestilah memenuhi unsur-unsur: 1) logis, dalam pengertian disimpulkan dengan kaedah berfikir yang sehat, 2) objektif, dalam pengertian bahwa kegiatan penulisan karya ilmiah itu didasari dan disertai dengan data dan fakta, bersifat informatif dan deskriptif serta bebas dari kepentingan subjektif, 3) empiris, dalam pengertian karya tersebut berbicara dalam wilayah pengalaman manusia, dan 4) sistematis, dalam pengertian bahwa karya tulis itu ditulis dengan sifat kronologis.

Demikian pula dari sisi bahasa yang digunakan mesti pula bahasa ilmiah, yakni perpaduan antara ragam bahasa tulis dan bahasa ilmiah. Bahasa tulis tentu berbeda dengan bahasa lisan, oleh karena itu, pada ragam bahasa tulis terdapat ciri: 1)pemilihan kosa kata secara cermat, 2) struktur kalimat yang lengkap, dan 3) paragraf dikembangkan secara lengkap dan padu serta kronologis. Sedangkan ragam bahasa ilmiah bercirikan: 1)cendikia dalam membentuk pernyataan, 3)lugas, 4) formal, dan 5) bertolak dari gagasan, yakni penonjolan diarahkan pada gagasan bukan pada penulis.

Karya tulis ilmiah sebagian berasal dari penelitian, artinya karya ilmiah merupakan laporan dari sebuah penelitian. Tetapi, banyak pula karya ilmiah tidak berasal dari penelitian, tetapi berupa gagasan-gaasan konseptual atau hasil telaahan.

C. Karya Tulis Non Ilmiah

Dari ciri-ciri tersebut, karya tulis ilmiah dapat dibedakan dengan karya tulis non ilmiah, di mana karya tulis non ilmiah sangat bersifat subjektif. Diantara sifat karya non ilmiah: 1) emotif, lebih merupakan refleksi dari sebuah perasaan yang terkadang melampui kebenaran, 2) persuasif, yaitu bersifat mempengaruhi pikiran pembaca, 3) deskriptif subjektif, dalam arti tidak didukung oleh data dan fakta, dan 4) terkadang over claiming. Karya-karya non ilmiah ini terutama dapat dilihat dalam bentuk karya-karya seni, seperti  cerpen, novel, puisi, komik dan lain-lain yang semisalnya.

E. Daftar Rujukan

Tim Penulis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah,  Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Universitas Negeri Malang, Cet. Keempat, 2000

Suriasumantri, Pedoman Penulisan Ilmiah, Fakultas Pascasarjana IKIP Jakarta, Jakarta, 1986

Ali Syaukah, Menulis Artikel Untuk Jurnal Ilmiah, Universitas Negeri Malang, 2000