Handout 3

Pengaturan Sub Bab Karya Tulis Ilmiah

 Maizuddin M. Nur

A. Pengantar

Untuk karya tulis ilmiah yang panjang, seperti laporan akhir, laporan penelitian, skripsi, tesis, disertasi, pada umumnya dibagi dalam bab-bab. Pembagian ke dalam beberapa bab dilakukan agar pembahasan menjadi lebih terkonsentrasi pada satu fokus bahasan. Di samping itu, bab juga dibagi dalam beberapa sub bab dan sub-sub bab sehingga pembahasan jauh menjadi lebih fokus.

Ada beberapa aturan yang dipakai di dalam penulisan sub ba pada karya tulis ilmiah. Masing-masing dapat dipakai. Tetapi berkaitan dengan skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian dan artikel, biasanya lembaga yang bersangkutan memiliki aturan tersendiri.

.

B. Model-Model Pengaturan Sub Bab

1. Alternatif I

Pada alternatif I, penulisan sub bab dengan menggunakan perpaduan antara huruf dengan angka. Penulisan Bab dengan menggunakan angka Rumawi Besar dan diletakan di tengah, contoh:

BAB I

PERINGKAT 1

A. Peringkat  2

1. Peringkat 3

a. Peringkat 4

1) Peringkat 5

a) Peringkat 6

 

.

2. Alternatif II

Pada alternatif II menggunakan angka saja, tidak menggunakan huruf, sedangkan untuk butir-butir tetap digunakan huruf, contoh:

BAB II

PERINGKAT 1

2.1. Peringkat  2

2.1.1. Peringkat 3

2.1.1.1. Peringkat 4

2.1.1.1.1. Peringkat 5

.

3. Alternatif III

Alternatif  III tidak menggunakan angka dan huruf, tetapi masing-masing sub bab dibedakan dengan cara penulisannya, contoh:

BAB I

PERINGKAT 1

PERINGKAT  2

Ini Peringkat Ke 3

Ini Peringkat Ke 4

Ini Peringkat Ke 5

 

 

.

C. Daftar Kepustakaan

Tim Penulis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah,  Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Universitas Negeri Malang, Cet. Keempat, 2000

Tim Penyusun Pedoman Penulisan Skripsi IAIN Imam Bonjol Padang, Pedoman Penulisan Skripsi, IAIN Imam Bonjol Padang, 2007